Lalu apa yang bisa kita lakukan?
Ini adalah tugas utama bangsa kita, termasuk dari kalangan pendidikan dan sejarawan. Angkatan muda harus dididik untuk menghayati benar-benar semangat pengabdian kepada rakyat dan pengorbanan diri demi kepentingan nusa dan bangsa. Kalangan sejarawan (dan pendidikan) perlu sekali meninjau kembali buku-buku sejarah dalam sekolah-sekolah, sehingga generasi muda kita mengenal sejarah bangsa secara benar.
Bangsa yang besar menghargai para pahlawannya. Bangsa Indonesia pernah dipandang besar oleh bangsa lain di dunia, terutama oleh rakyat-rakyat di Asia, Afrika dan Amerika Latin, berkat perjuangannya melawan kolonialisme dan imperialisme ( mohon dicatat antara lain : revolusi 45, Konferensi Bandung, Konferensi Pengarang Asia-Afrika, Konferensi Wartawan Asia-Afrika, Ganefo, Konferensi Internasional Anti Pangkalan Militer Asing).
Banyak cara dalam memperingati Hari Pahlawan untuk mengenang jasa para pejuang pada masa silam, tidak hanya melakukan Upacara Seremonial saja. Tapi, dengan mengembangkan diri dalam bidang kita masing-masing dan mencetak prestasi dengan cara yang adil, pantas dan wajar. Atau kita bisa melakukan Gerakan Peduli Pahlawan Nasional di Social Network misalnya; Seribu status facebook tentang Pahlawan Nasional. Simpel tapi nyata ...
Memperingati Hari Pahlawan dengan semangat juang tinggi, solidaritas dan cinta tanah air sangatlah penting. Jangan sampai kita membuat para pahlawan kita menyesal dan menangis dalam kubur mereka karena kita semua telah menyia-nyiakan kemerdekaan yang telah beliau perjuangkan untuk kita dan demi bangsa kita. Bukanlah bangsa dan negara yang macam sekarang ini yang mereka cita-citakan ketika mereka bersedia mengorbankan diri dalam medan pertempuran. Kondisi bangsa kita yang saat ini, seolah akan hancur karena ulah para rakyatnya sendiri.
Dengan tekad bersama untuk menjunjung tinggi-tinggi semangat revolusioner dalam mengabdi kepada kepentingan rakyat, marilah kita sambut peringatan Hari Pahlawan !
siiiiipppppppppp.
BalasHapusOk dah...
BalasHapus