Senin, 12 November 2012

Pentingnya Memperingati Hari Pahlawan

Ada pepatah yang berbunyi “Jas Merah Jangan Sekali Sekali Melupakan Sejarah!”. Sebuah pepatah dari Sang Orator Soekarno yang menegaskan begitu pentingnya sejarah. Apakah peringatan Hari Pahlawan masih ada artinya, ketika serbuan pengaruh asing yang setiap waktu terasa sangat sulit untuk dibendung. Bahkan krisis moral bukan hanya melanda kaum dewasa saja, namun sudah menjalar ke anak-anaak juga. Lalu, masihkah penting arti Peringatan Hari Pahlawan?

coba tanyakan kepada anak-anak kecil di sekitar kita. Siapa nama-nama pahlawan yang mereka ketahui? Atau jika Anda berani, tanyakan sendiri pada diri Anda! Berapa jumlah nama pahlawan yang Anda ketahui? Kiranya, masih banyak lagi pertanyakan yang perlu dipertanyakan tentang pentingnya peringatan Hari Pahlawan ini. SANGAT PERLU!!! Karena justru dalam keadaan sangat terpuruk seperti sekarang inilah kiranya kita harus benar-benar menghayati arti penting Hari Pahlawan. Jangan sampai anak-anak kita akhirnya tidak mengetahui siapa pahlawan mereka sebenarnya. Pahlawan, mereka yang telah berjuang untuk kebebasan, untuk perdamaian dan untuk melepaskan diri dari penjajahan. Mereka pula yang telah membakar api semangat untuk terus maju, menjadi negara yang berdaulat yang diakui secara de facto dan de jure.

Lalu apa yang bisa kita lakukan?
Ini adalah tugas utama bangsa kita, termasuk dari kalangan pendidikan dan sejarawan. Angkatan muda harus dididik untuk menghayati benar-benar semangat pengabdian kepada rakyat dan pengorbanan diri demi kepentingan nusa dan bangsa. Kalangan sejarawan (dan pendidikan) perlu sekali meninjau kembali buku-buku sejarah dalam sekolah-sekolah, sehingga generasi muda kita mengenal sejarah bangsa secara benar.

Bangsa yang besar menghargai para pahlawannya. Bangsa Indonesia pernah dipandang besar oleh bangsa lain di dunia, terutama oleh rakyat-rakyat di Asia, Afrika dan Amerika Latin, berkat perjuangannya melawan kolonialisme dan imperialisme ( mohon dicatat antara lain : revolusi 45, Konferensi Bandung, Konferensi Pengarang Asia-Afrika, Konferensi Wartawan Asia-Afrika, Ganefo, Konferensi Internasional Anti Pangkalan Militer Asing).

Banyak cara dalam memperingati Hari Pahlawan untuk mengenang jasa para pejuang pada masa silam, tidak hanya melakukan Upacara Seremonial saja. Tapi, dengan mengembangkan diri dalam bidang kita masing-masing dan mencetak prestasi dengan cara yang adil, pantas dan wajar. Atau kita bisa melakukan Gerakan Peduli Pahlawan Nasional di Social Network misalnya; Seribu status facebook tentang Pahlawan Nasional. Simpel tapi nyata ...

Memperingati Hari Pahlawan dengan semangat juang tinggi, solidaritas dan cinta tanah air sangatlah penting. Jangan sampai kita membuat para pahlawan kita menyesal dan menangis dalam kubur mereka karena kita semua telah menyia-nyiakan kemerdekaan yang telah beliau perjuangkan untuk kita dan demi bangsa kita. Bukanlah bangsa dan negara yang macam sekarang ini yang mereka cita-citakan ketika mereka bersedia mengorbankan diri dalam medan pertempuran. Kondisi bangsa kita yang saat ini, seolah akan hancur karena ulah para rakyatnya sendiri.

Dengan tekad bersama untuk menjunjung tinggi-tinggi semangat revolusioner dalam mengabdi kepada kepentingan rakyat, marilah kita sambut peringatan Hari Pahlawan !

2 komentar: